oleh

Ribuan Warga Banten Ziarah Ke Makam Maulana Sultan Hasanudin

SUARAKEADILAN.ID – Bagi Masyarakat Banten, menjelang memasuki Bulan Suci Ramadhan selalu berbondong bondong berziarah ke Makam Maulana Sultan Hasanudin Banten. Tradisi ini secara turun temurun terus dilestarikan. Rasanya tidak afdhol bila belum berziarah ke Makam Maulana Sultan Hasanudin.

Pantauan Suarakeadilan.id dari Kawasan Kraton Surosowan, Rabu (01/05/2019), masyarakat Banten begitu tumpah ruah. Bahkan penziarah tidak hanya datang dari Banten saja. Tapi juga ada dari daerah lain.

Abdul Malik penziarah dari Kota Tangerang misalnya yang ditemui suarakeadilan.id, datang berziarah bersama keluarganya. Ia merasa tidak afdhol kalau menjelang Puasa belum berziarah ke Maulana Sultan Hasanudin.

Ketika suarakeadilan.id menanyakan tujuan berziarah, dengan lugas Abdul Malik menjelaskan semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah SWT.

Baca Juga :  Selama Ramadhan, Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengguna Narkotika
“Semoga mendapatkan karomah Maulana Sultan Hasanudin Banten. Karena beliau merupakan Wali Alloh yang sangat menginspirasi dalam berdakwah hingga Masyarakat Banten menjadi Wilayah Muslim yang kuat, tangguh dan militan tanpa harus menggunakan cara-cara dakwah yang primit. Yaitu cara dakwah yang penuh kebencian dan caci maki seperti yang kita lihat di zaman sekarang ini. Dimana orang sangat gampang mengkafirkan sesama muslim,” kata Abdul Malik.

Namun Malik mengeluhkan, untuk memasuki Kawasan Kraton Surosowan belum ada penataan yang rapih sehingga ia dan keluarga dan peziarah lainnya agak kesulitan untuk memasuki komplek Makam. Karena berjubelnya warga yang hendak berziarah.

Malik berharap agar pemprov Banten yang sedang melakukan revitalisasi harus lebih memperhatikan hal-hal kecil lainnya. Misalnya parkiran mobil, motor, serta jalan untuk penziarah yang datang dan penziarah yang pulang mesti diatur dengan rapih.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Wajo Hadiri Acara K3M dan MGMP MTs Se-Kabupaten

“Sehingga tidak terkesan semerawut. Patut disayangkan juga tidak terlihat petugas dari dishub yang bertugas untuk mengatur kendaraan warga yang tumpah ruah. Agar situasi ketertiban dan kenyamanan dan kekhusukan para penziarah tetap terjaga,” Ungkap Malik. (TMS)

Loading...

Baca Juga