oleh

Bareng PD Pasar Jaya, GPI Berbagi Untuk Anak Jalanan di Jakarta

SUARAKEADILAN.ID – Pinpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Islam (GPI) bersama PD Pasar Jaya menggelar “GPI Berbagi Untuk Semua” kepada anak jalanan, fakir miskin, pemulung dan anak yatim di Masjid Al Amiria dekat Terminal Kapung Rambutan Jakarta Timur. Gerakan sosial ini adalah salah satu program GPI untuk mengadvokasi anak jalanan, terutama yang tinggal di kawasan terminal yang ada di DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal (Sekjend) PP GPI Khoirul Amin menuturkan, kegiatan sosial di masjid Al Amiria ini adalah rangkaian dari gerakan-gerakan sebelumnya di berbagai kawasan di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Gerakan sosial GPI Berbagi Untuk Semua ini sendiri dilaunching saat pelantikan pengurus PP GPI periode 2020-2023, 3 Desember 2020 lalu.

Untuk Jakarta Utara, GPI Berbagi Untuk Semua kami laksanakan di Yayasan Himmata. Sedangkan untuk anak jalanan yang ada di terminal Kampung Rambutan, dilaksanakan di Masjid Jami Al Amiria belakang terminal Kampung Rambutan. GPI Berbagi juga dibeikan kepada anak jalanan yang ada di terminal Rawamangun yang dilaksanakan di Jl. Haji Ten Rawamangun. Adapun untuk daerah Senen pelaksanaan dilakukan di Markas GPI Menteng Raya 58.

Baca Juga :  Anies Baswedan Dinilai Pro Maksiat, Izinkan Konser Maksiat Djakarta Warehouse Project

“Selama ini GPI sebagai Organisasi Kepemudaan (OKP-red) Islam, dikenal menaruh perhatian pada pesantren dan santri-santinya. Kali ini kami mengambil jalan arus baru. Yaitu dengan turun ke jalan mengadvokasi para anak jalanan, fakir miskin, pemulung, anak yatim dan lain sebagainya. Terutama anak jalanan,” kata Khoirul Amin di sela aksi sosial, Selasa (5/1/2021).

Bareng PD Pasar Jaya, GPI Berbagi Untuk Anak Jalanan di Jakarta

Ia melanjutkan, bagaimanapun juga, anak jalanan kelak akan menjadi pemuda bangsa. GPI meyakini, semua pemuda pasti ingin bermanfaat bagi agama, negara dan bangsa. Karenanya, harus ada perhatian khusus kepada mereka, sehingga muncul keyakinan bahwa anak jalanan juga punya hak dan kewajiban yang sama dengan anak-anak lain yang bernasib lebih baik.

“Karena bagaimanapun anak-anak jalanan adalah anak-anak yang butuh dibina. Mereka adalah orang yang punya masa depan yang mestinya harus diarahkan, didampingi dan diadvokasi. Semoga ke depan mereka juga mampu menjadi pemuda-pemuda yang bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara,” ucap Amin.

Baca Juga :  Moderasi Ajaran Islam, Upaya Menjauhkan Generasi Dari Islam

Sekjend PP GPI ini meyakini, gerakan GPI Berbagi Untuk Semua dapat membantu para anak jalanan yang memang di masa pandmi ini sangat membutuhkan uluran tangan dari donatur. Karena itu, GPI merasa perlu untuk mendampingi dan melakukan pemberdayaan terhadap anak-anak jalanan.

“Karena bagaimanapun, mereka adalah orang-orang yang mestinya berhak menerima bantuan, tapi mungkin selama ini tidak terakomodir atau terlupakan. Karena mereka bertempat dan berdomisili di terminal-terminal yang ada di Jakarta tapi mereka tidak berKTP DKI Jakarta. Sehingga mereka tidak terdata dan banyak yang tidak mendapatkan bantuan-bantuan sosial. Baik dari Kementerian Sosial maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” tuturnya.

Bareng PD Pasar Jaya, GPI Berbagi Untuk Anak Jalanan di Jakarta

Amin mengakui, gerakan GPI Berbagi Untuk Semua ini memang dimaksudkan untuk berbagi dengan umat yang tidak tersentuh program pemerintah, terutama anak jalan. Karenanya, ia pun mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang sudah mempercayakan GPI untuk menerima bantuan dan membagikannya kepada mereka.

“Itulah memang fakta anak jalanan yang hari ini coba kami advokasi dan kami dalami. Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov-red) DKI Jakarta dalam hal ini diwakili PD Pasar jaya. BUMD ini sudah banyak mensupport kegiatan kami untuk bisa turun langsung dan melakukan advokasi serta pemberian bantuan paket sembako kepada anak jalanan yang ada di terminal-terminal,” ujar Sekjend PP GPI ini.

Baca Juga :  RUU HIP Ditunda Lalu Disahkan. Opini Watik Handayani

Bareng PD Pasar Jaya, GPI Berbagi Untuk Anak Jalanan di Jakarta

Ia berharap, program ini tidak hanya berhenti sampai berakhirnya kegiatan ini saja. Amin mengingatkan, akan selalu ada kelompok masyarakat kurang mampu yang secara prosedur hampir tidak akan bisa menerima bantuan.

“Untuk kemaslahatan umat yang seperti inilah GPI selalu hadir. Kami sangat berharap kepada Pemprov DKI dalam hal ini PD Pasar jaya bisa selalu bekerjasama dengan GPI untuk menyalurkan atau berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan tersebut. Karena secara prosedur mereka hampir pasti tidak menerima bantuan sosial. Karena banyak yang tidak punya KTP ataupun tidak berKTP DKI Jakarta dan lain sebagainya. Padahal mereka berdomisili di terminal-terminal. Tempat kerja mereka di terminal-terminal yang ada di Jakarta,” pungkas Amin. (OSY)

Loading...

Baca Juga