oleh

Nahkodai ISMAHI, Ali Hasan Berjanji Bawa Perubahan Hukum di Indonesia

SUARAKEADILAN.ID – Ali Hasan terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI), Periode 2023-2026 dalam pleno pemilihan ketua umum kongres luar biasa ISMAHI. Di Villa Silma, Puncak Bogor, Minggu (19/03/2023).

KLB ISMAHI yang dihadiri 48 kampus dari fakultas dan syari’ah di seluruh Indonesia. Telah memutuskan bahwa Ali Hasan terpilih sebagai Ketum ISMAHI guna membenahi kembali ISMAHI yang mengalami kevakuman yang sangat lama,” ujar Faisal Mahtelu, selaku ketua panitia.

“Sempat terjadi ketegangan di antara peserta kongres dan Setelah sempat berhenti, sidang pleno dilanjutkan dengan agenda penetapan pemilihan Pimpinan Sidang tatap hingga pemilihan Ketua Umum sebagai Ketum PP ISMAHI periode 2023-2026,” tambah Faisal.

Baca Juga :  Diduga Video Pesta Narkoba di Blok Mapenaling, Pelakunya di Sel Tikus

Dalam KLB ini Pimpinan Sidang 1 Lingga Pangayumi Nasution mengatakan, dalam KLB ini teradapat 2 calon Ketua Umum yang mendaftarkan diri dan ketika moment penyampaian Visi dan Misi sebelum pemilihan salah satu calon mengundurkan diri.

“Di Kongres ISMAHI ini terdapat 2 calon Ketua Umum, akan tetapi saat mendekati proses pemilihan salah satu calon mengundurkan diri. Maka secara otomatis Ali Hasan terpilih sebagai Ketua Umum ISMAHI periode 2023-2026” Ujar Lingga

Dalam visi misinya Ali hasan amrun menegaskan tentang upaya pembenahan organisasi dan mengembalikan marwah ISMAHI. Agar mampu memberikan kontribusi kongkret terhadap pembangunan hukum di Indonesia.

Dengan terpilihnya Ketua Umum PP ISMAHI tersebut, kini Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia mempunyai nakhoda baru.

Baca Juga :  Hasil SDO PP GPI: Tindaklanjuti Ijtihad Nasional Pemuda Islam

Mendapat amanah ini, Ali Hasan yang menjadi Ketua Umum PP ISMAHI Periode 2023-2026, mengajak seluruh mahasiswa Fakultas Hukum dan Syari’ah untuk bersama-sama bekerja sama secara kolektif mewujudkan perubahan.

“Saya mengajak kepada seluruh mahasiswa fakultas Hukum dan Syari’ah di seluruh Indonesia. Mari kita bersama-sama membangkitkan ISMAHI untuk menjadi organisasi yang lebih baik, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap perubahan hukum di Indonesia. Menuju hukum yang adil dan bermanfaat,” tutup Ali Hasan. (RED)

Loading...

Baca Juga