oleh

Aktivis Lingkungan Tuding Kandidat Capres Abaikan Lingkungan Hidup

SUARAKEADILAN – Aktivis Lingkungan Hidup kritisi Visi dan Misi Capres dan Cawapres kedua calon. Menjelang pemilihan Presiden dan wakil presiden tahun 2019.

Aktivis Yayasan Hipperpala Indonesia (Himpunan Persaudaraan Pemuda Pelajar Pecinta Alam – Indonesia) yang akan mengadakan kegiatan pendakian bersama di gunung Luwu, Jawa Tengah. Angkat bicara dan mengkritisi para Capres dan Cawapres yang akan maju di Pilpres 2019 mendatang.

Zaldi Sonata selaku Sekertaris Umum Yayasan Hipperpala Indonesia menganggap kedua kandidat, baik nomor urut 01 maupun 02. Sampai dengan saat ini masih belum serius memberikan respon tentang permasalahan Lingkungan Hidup. Semua isunya cenderung politis dan hanya retorika belaka.

“Apakah Para TKN (Tim Kampanye Nasional-red) dan BPN (Badan Pemenangan Nasional-red) lupa bahwa kita hidup dari lingkungan bukan dari retorika politik saja,” ungkap Zaldi melalui siaran Persnya (22/11/2018).

Aktivis Lingkungan tersebut juga menganggap bahwa Kedua Capres saat ini lebih Sibuk Saling Serang dan saling menjelek – jelekkan satu sama lainnya. bukannya bertarung dan adu gagasan terutama gagasan tentang lingkungan hidup. Persoalan lingkungan hidup malah di kesampingkan, padahal menurut Zaldi persoalan lingkungan hidup adalah yang paling seksi apabila dimainkan.

“Isu ini sangat menarik dan seksi untuk di uraikan, bagaimana pembangunan tidak merusak lingkungan. Salah satu Contohnya adalah, bagaimana infrastruktur yang di bangun oleh pak Jokowi selaku petahana sudah “berdamai” dengan lingkungan? Terus apakah para penjahat pembakaran hutan sudah di penjara semua.? Lalu bagaimana nasib para pejuang lingkungan hidup (aktivis) yang mendapat Kriminalisasi,” imbuh Aktivis Lingkungan.

Yang lebih parah lagi menurut Aktivis Lingkungan ini, Capres pasangan nomor urut 02. Yaitu Prabowo-Sandi yang belum berani bicara tentang lingkungan hidup dan lebih sibuk pada isu-isu lain.

“Mereka hanya sibuk pada isu-isu yang lain. Padahal dilihat dari rekam jejak Prabowo mempunyai kedekatan histori dengan para penggiat alam bebas sewaktu menjabat sebagai Danjen Kopassus,” ujar Zaldi.

Selain itu, Yayasan HIPPERPALA INDONESIA juga mengundang seluruh para penggiat alam bebas untuk ikut dalam kegiatan The Jungle Party, Pendakian Silaturasa Lintas Gunung Lawu, Candi Cheto – Cemoro Kandang yang dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan 26 November 2018.

“Dalam kegiatan ini kita akan berdiskusi sambil menikmati indahnya alam Indonesia dari ketinggian,” pungkas Zaldi. (DCY)

Loading...

Baca Juga