oleh

Menjaga Marwah Banten, Sebuah Opini Udin Saparudin

Menjaga Marwah Banten. Oleh: Haji Drs Udin Saparudin, Koord Presidium Majelis Wilayah KAHMI Banten

Kita harus berterimakasih kepada Pak Jokowi. Karena telah memilih Putera Banten sekaligus juga sepuh kita KH Makruf Amin sebagai Wakil Presiden untuk periode 2019 sd 2024.

Dipilihnya KH Makruf Amin sebagai Wakil Presiden merupakan momentum strategis bagi rakyat Banten sendiri dan tentu saja bagi Bangsa Indonesia. Pasalnya, sejak era ‘Keruntuhan’ kesultanan Banten dan masa pra kemerdekaan belum ada Putera Banten yang tampil dalam pentas nasional. Terlebih di zaman orde baru, Banten seperti terabaikan. Pembangunan tidak berjalan sebagaimana seharusnya. Akibatnya Pembangunan Banten tertinggal jauh dari saudara saudaranya di Provinsi lain.

Baru di zaman Presiden KH Abdurrahman Wahid rakyat Banten bisa sedikit bernapas lega. Proses pembangunan mulai berjalan dengan cepat terutama pembangunan politik dengan menjadikan Banten Provinsi tersendiri. Tentu saja langkah Gus Dur ini berdampak sangat besar dan luas. Banten yang masih kental dengan spirit Kesultanan Banten yang mendunia seolah olah seperti mendapatkan durian runtuh yang matang dari pohonnya.

Baca Juga :  Abdul Malik: Mohon Elit Jangan Nambah Suasana Panas di Bawah

Meskipun usia Provinsi Banten masih kurang dari 20 Tahun, sebagai warga Banten kita sudah bisa menikmati kemajuan kemajuan pembangunan yang sedang berproses dan berjalan.

Pembangunan infrastruktur, pembangunan sosial budaya, pembangunan ekonomi, pembangunan SDM Banten yang Tangguh, dan yang paling fenomenal adalah revitalisasi kawasan Kesultanan Banten.

Bagi saya sebagai Warga Banten, program revitalisasi kawasan Kesultanan Banten seperti meregenerasi kembali sel sel diri kita menjadi muda kembali. Kesultanan Banten bagi warga Banten adalah napas, spirit, jiwa, dan tauladan. Sosok Maulana Sultan Hasanudin merupakan sosok ideal Insan Kamil yang selalu menjadi Inspirasi spritual yang selalu memancarkan rahmahnya kepada warga Banten.

Keseriusan Pemprov Banten dan Pemerintahan Pusat dalam pembangunan Kawasan Kesultanan Banten merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memajukan Banten secara keseluruhan.

Baca Juga :  Ismahi Jakarta Resmi Dinahkodai Faisal Mahtelu

Di era Pak Jokowilah semua itu bisa terlaksana dan diera kepemimpinan Gubernur WH dan Wakil Gubernur Andika program itu bisa direalisasikan. Tentu saja kita patut memberikan apresiasi yang setinggi tinggi kepada Pak Jokowi, Pak WH dan Adinda Andika yang saat ini dipercaya oleh rakyat Banten sebagai pemimpin.

Saya bicara apa adanya tanpa harus menutup nutupi. Karena semua fakta sudah jelas. Yaitu kemajuan Banten di segala bidang. Meskipun masih ada kekurangan sana sini hal itu merupakan hal yang wajar dalam sebuah proses.

Saya juga percaya, bila proses kepemimpinan berlanjut terus seperti yang dilakukan oleh Pak Jokowi untuk tingkat Nasional, dan Pak WH dan Pak Andika untuk di provinsi maka keberlanjutan pembangunan pun bisa terjamin dan akan mensejahterakan rakyat Banten di masa depan.

Baca Juga :  Kyai Imad: People Power Itu Bughot, Halal Ditumpas

Kebangkitan Banten perlu pemantik agar jiwa Banten sejatinya bangkit kembali. Orang Banten perlu dibangkitkan kesadaran sejarahnya yang luar biasa. Kebesaran Kesultanan Banten yang mendunia dan zuriat zuriatnya yang pernah mewarnai blantika keilmuan tingkat dunia jangan hanya menjadi pemanis buku sejarah saja. Namun harus diupayakan agar semangat itu bisa ditransformasikan kembali kepada era milenial sekarang ini.

Kemunculan KH Makruf Amin dalam konteks ini sangat penting bagi kita warga Banten. Bukan saja beliau Ulama kita. Bukan saja beliau panutan kita. Tapi lebih dari itu beliau adalah Marwah Banten itu sendiri.

Untuk itu, saya memandang menjaga Marwah Banten merupakan kehormatan bagi warga Banten. Dan itu harus kita lakukan. Maka tidak berlebihan bila saya katakan dalam konteks kontestasi Pilpres 2019. Membela dan mendukung Kh Makruf Amin sama saja dengan membela dan menjaga marwah Banten itu sendiri.

Loading...

Baca Juga