oleh

Ada Dugaan Skandal Korupsi di Konawe Sultra, Mahasiswa Demonstrasi di Kementerian ESDM

SUARAKEADILAN.ID – Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Republik Indonesia (GM-RI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor kementerian ESDM (energi dan sumber daya mineral) Jl. Merdeka selatan DKI Jakarta pada selasa (01/08/2023).

Melalui koordinator aksinya Hasan mengatakan aksi tersebut berupa penyampaian aspirasi dan keberatan kepada Kementerian ESDM khususnya Dirjen Minerba perihal adanya dugaan
kasus korupsi kerjasama konsorsium (KSO) antara Pt aneka tambang tbk dengan konsorsium penambangan ilegal dan dugaan jual beli ore nikel di blok mandiodo Konawe utara Sultra yang mengakibatkan kerugian negara hingga 5,7 Triluin Rupiah.

“Kami datang ke depan gedung ESDM ini guna menyampaikan nota keberatan dan menuntut APH memeriksa dirjen Minerba dan Menteri ESDM atas dugaan skandal korupsi terkait kasus Suap di Konawe Utara Sulawesi Tenggara” ungkapnya.

Baca Juga :  AKP Muh Yunus Terapkan Metode Quick Response Buat Masyarakat Wajo

Terlihat dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Esdm tersebut para mahasiswa melakukan orasi-orasi dan membakar ban sebagai bentuk perlawanan mereka terhadap dugaan keterlibatan korupsi  di tubuh  kementerian ESDM. Aksi unjuk rasa tersebut mendapatkan pengamanan dari Jajaran Polres Metro Jakarta pusat.

Selain itu tertulis dalam spanduk aksinya dua point tuntutan.

Adapun tuntutan pertama yaitu, Meminta kejaksaan agung RI untuk segera memanggil dan memeriksa Dirjen Minerba dan Menteri ESDM  karena diduga terlibat dalam kasus korupsi kerja sama operasional (KSO) antara PT Aneka Tambang (Antam) tbk. dengan konsorsium terkait dengan penambangan ilegal dan jual beli ore nikel di blok Madiodo, Konawe Utara Sultra yang mengakibatkan kerugian negara hingga 5,7 Triluin Rupiah.

Baca Juga :  Corona Makin Mewabah, Anak-anak Bersiap Masuk Sekolah?

Kemudian tuntutan kedua, mendesak Menteri BUMN untuk segera mengevaluasi bila perlu mencopot Dirut Antam tbk karena diduga terlibat dalam kasus skandal korupsi pertambangan nikel di blok Madiodo, Konawe Utara Sulawesi Tenggara

Sebelum menutup orasi mereka menegaskan akan turun kembali pada aksi jilid II beberapa hari ke depan dan berupaya mengkonsolidasikan mahasiswa dan pemuda secara massif untuk menyuarakan dugaan kasus ini. (RED)

Loading...

Baca Juga