oleh

Menyebarkan Agama Allah Adalah Obsesi Utama Erna Rasyid

SUARAKEADILAN – Masyakat semakin antusias memberikan dukungan kepada Erna Rasyid Taufan, bertemu dengan pendukung fanatiknya disalah satu rumah warga Hj. Selling yang berlokasi di jalan lameleng Kabupaten Barru Kelurahan Bojo Kecamatan Melussetasi. Selasa, (19/2/2019) pukul 09:00 WITA.

Kehadiran Erna Rasyid Taufan ke rumah warga tersebut bukan hanya semata-mata untuk berkampanye dan mencari dukungan masyarakat. Ia lebih menitikberatkan penanaman motivasi dakwah. Mengajak masyarakat untuk istiqamah dalam beribadah dan selektif dalam mencari pemimpin.

” Kita sebagai ummat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, tidak boleh menjelek jelekkan orang lain. Sekalipun orang yang memusuhi kita sendiri. Hidup ini hanya sementara, mari kita jadikan sisa umur kita yang dipinjamkan Allah untuk beramal soleh, berkarya dan berprestasi untuk untuk kemaslahatan ummat. Saya yakin jika Allah menakdirkan saya menjadi wakil rakyat, akan mendedikasikan seluruh hidup ini buat masyarakat. Dengan harapan, semata-mata libtigai mardatilllah (mengharapkan ridahanya Allah),” kata Erna Rasyid Taufan. 

Lanjut Ketua Pembina majlis Anak Sholeh kota Parepare ini, kalau mau memilih dirinya nanti pada tanggal 17 april 2019 jangan suka menggosip, memfitnah. Apalagi merusak nama baik salah satu pasangan calon. Itu cara yang tidak etis dan Allah amat sangat murka. Mari kita berkontestasi dengan cara-cara yang sehat,” jelas Erna Rasyid.

Caleg DPR RI dapi 2 nomor urut 3 dari parta Golkar ini berharap masyarakat memilihnya bukan karena karena mengharapkan imbalan atau uang. Erna Rasyid Taufan berharap masyarakat memilihnya karena visi dan misinya yang menyentuh masyarakat. Ia khawatir jika karena uang, maka jabatan yang diamanahkan kepadanya nanti tidak barokah.

Diakhir paparan Erna Rasyid Taufan yang jugapenulis buku “99 Doa Sehari-Hari” ini menguraikan suatu kisah. Pada masa Rasulullah ada seorang wanita yang rajin sholat malam dan puasa disiang hari. Tetapi ketika dilaporkan kepada Rasulullah SAW, wanita tersebut dikatakan sebagai seorang ahli neraka.

“Sahabat heran, karena ibadah wanita tersebut sangat luar biasa. Tetapi karena wanita ini punya satu kebiasan buruk. Suka menyakiti tetangganyanya dengan lisannya, maka Nabi mengatan dia adalah ahli neraka,” terang Woman of The Year 2018 versi sebuah LSM di Jakarta ini. (SUB)

Loading...

Baca Juga