oleh

Tubagus Moggi Nurfadhil Apresiasi Komitmen Gubernur Banten

SUARAKEADILAN.ID – Pembina Babad Banten Pusat Tubagus Moggi Nurfadhil Nursatya Tirtayas mengapresiasi pembangunan revitalisasi kawasan Kesulthanan Banten. Di era kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) ini kawasan Kasultanan Banten mendapat perhatian yang serius.

Kalangan masyarakat sangat mengapresiasi bahkan memberikan dukungan moril yang kuat atas pembangunan revitalisasi Kawasan Kesulthanan Banten. Mereka meminta agar revitalisasi ini sesuai dengan spirit religius, budaya dan karakter Banten.

Seperti yang masyarakat umum ketahui bahwa Kesulthanan Banten merupakan simbol kejayaan kemajuan Islam di tatar Banten. Maulana Sultan Hasanudin sebagai perintis sekaligus pendiri menjadi Tonggak awal berdirinya Kesultanan Banten sebagai pusat peradaban Islam di ujung barat pulau Jawa.

Banten yang pernah menjadi bagian dari imperium nusantara lahir dari rahim Keputusan Walisongo. Yang menegaskan supaya dakwah Islam sudah mulai merata dari ujung barat ke ujung timur pulau Jawa. Sekaligus menjadi benteng pertahanan untuk wilayah barat dari kesulthanan Demak sebagai Pewaris Kekuasaan Majapahit yang sudah runtuh.

Hal tersebut disampaikan kepada Suara Keadilan.id oleh Tubagus Moggi Nurfadhil Nursatya Tirtayasa Pembina Babad Banten Pusat, Selasa (16/7/2019) di Tangerang.

Menurut Pembina Babad Banten Pusat tersebut, pembangunan revitalisasi kawasan Kesulthanan Banten yang dilakukan oleh Gubernur WH sudah sesuai dengan keinginan rakyat Banten. Bahkan semua mata memandang program ini.

“Karena bagi rakyat Banten, Kesultanan Banten merupakan simbol spirit, religi, budaya dan kejayaan. Jadi sekecil apapun yang terkait dengan kesultanan Banten akan memicu ikatan emosional religi rakyat banten keseluruhan,” tegas Tubagus Moggi Nurfadhil.

Menurutnya, bahkan Presiden Soekarno pernah memiliki rencana untuk melakukan revitalisasi Kraton Surosowan yang dihancurkan oleh Belanda.

“Namun sayangnya niat beliau belum terealisir dikarenakan masalah politik yang menyebabkan beliau harus berhenti sebagai presiden,” tegas Tubagus Moggi Nurfadhil.

Bagi Babad Banten, program Gubernur WH harus di dukung dan dikawal. Supaya sesuai dengan arah kebijakan yang bisa mensejahterakan rakyat Banten. Kebanggaan Rakyat Banten sebagai wilayah yang pernah menjadi salah satu imperium nusantara harus dihidupkan kembali. Agar Jati Diri Rakyat Banten punya pegangan yang kuat. Bahwa secara nasab dan sanad perjuangan rakyat Banten sudah sesuai dengan garis sejarah masa depan.

“Oleh karenanya, Babad Banten sangat mendukung program revitalisasi kawasan Kesulthanan Banten. Bukan karena semata-mata karena perbaikan fisikal saja. Tapi lebih dari itu revitalisasi juga secara subtansi. Bangkitnya kesadaran rakyat Banten untuk menjadi dirinya sendiri yang sesuai dengan nilai nilai Islam. Sebagaimana yang ditanamkan oleh Sultan Maulana Hasanudin dan para Walisongo,” jelas Pembina Babad Banten. (TMS)

Loading...

Baca Juga