oleh

Tubagus Imamuddin: Siapapun Tidak Boleh Jadi Provokator

SUARAKEADILAN.ID – Pernyataan Mantan Kepala BIN Jenderal AM Hendropriyono agar WNI keturunan Arab seperti Habib Riziq Syihab dan Yusuf Martak jangan jadi provokator ditanggapi positif oleh Ketua Umum Forum Dzuriat Kesultanan Banten Tubagus Imamuddin di Cilenggang Serpong Tangsel Banten Rabu (15/5/2019).

Menurut Tubagus Imamuddin, Pernyataan AM Hendropriyono harus dipandang secara positif.

“Karena Pak Hendropriyono tidak akan berkata seperti itu kalau tanpa data data yang kuat. Beliau kan mantan ketua BIN, pastinya sudah memegang data yang kuat untuk ngomong begitu. Sebagai bentuk peringatan kepada seluruh rakyat Indonesia,” tegas Tubagus Imam.

Ketika ditanya suarakeadilan.id terkait dengan gerakan poeple power yang digembar-gemborkan oleh sebagian pihak 02, Tubagus Imamuddin sangat menyayangkan. Apalagi hal ini dilatarbelakangi oleh nafsu politik akibat pilpres.

“Semua pihak harus menerima hasil pemilu. Siapapun pemenangnya. Kita percayakan semuanya kepada KPU dan Bawaslu. Kita harus beri kesempatan kepada KPU dan Bawaslu untuk menyelesaikan tugas negara dalam penyelenggaraan pemilu,” tegas Tubagus Imamuddin.

Ia juga sangat menyesalkan bila ada pihak-pihak yang menjadi provokator agar rakyat menolak hasil pilpres tapi menerima hasil pileg. Bahkan dengan dengan ancaman poeple power yang tidak mendasar.

“Disinilah harus dilihat konteksnya pernyataan AM Hendropriyono yang mengingatkan semua pihak. Agar tidak menjadi provokator, supaya rakyat bergerak secara inkonstitusional. Karena hal itu sangat berbahaya bagi bangsa dan negara kita,”tuturnya.

Kepada suarakeadilan.id, Tubagus Imamuddin menegaskan, semua harus menjaga dan merawat kebhinekaan bangsa.

“Jangan sampai karena beda pilihan menjadi musuh yang tak berkesudahan. Untuk itulah para Tokoh Masyarakat harus menjadi pengayom bukan menjadi provokator,” tutup Tubagus Imamuddin. (TMS)

Loading...

Baca Juga