oleh

Kakanwil Kemenag Sulsel Buka Tiga Kegiatan Workshop di Wajo

SUARAKEADILAN – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo menyelenggarakan tiga kegiatan workshop. Workshop peningkatan kompetensi tenaga pendidik Madrasah Aliyah se-Kabupaten Wajo tahun 2018. Workshop bantuan program pengembangan kepropesian berkelanjutan (PPKB). Worshop “Saya Perempuan Anti Korupsi”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Wajo. Jalan Akasia. No. 5 Sengkang. Selasa, (04-05/12/2018)

Kegiatan tersebut direalisasikan atau dilaksanakan sebagai konpensasi atau penganti atas ketertundaan Bapak Kakanwil yang sudah direncanakan dua kali untuk berkunjung dan bersilaturrahmi dengan seluruh Pengawai lingkup kemenag, namun bisa terlaksana hari ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan Dr H Anwar Abu Bakar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo Dr H Arsyad Ambo Tuo, Kepala Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wajo Drs H Andi Muh Yusuf MA, Kepala Sub Bagian TU Kementerian Agama Kabupaten Wajo H. Muh Hasbi, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pada Bidang Pendidikan Madrasah Dr H Wahyuddin, seluruh Kepala Seksi dan Staf, Kepala Kantor Urusan Agama,Pengawas Madrasah dan PAI, Ketua Ormas, Kepal Madrasah, Guru delegasi atau utusan permadrasah.

Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan penerimaan oleh Arsyad Ambo Tuo selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo. Dalam paparan, ia menyampaikan kegembiraannya dengan kedatangannya Bapak Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

“Satuan pendidikan di Kabupaten Wajo lingkup Kemenag berjumlah 123. Dengan perincian Madrasah Aliyah 13 yang negeri hanya satu. Madrasah Tsanawiyah berjumlah 38 yang negeri hanya satu. Madrasah Ibtidaiyah 34 yang negeri hanya 4. Dan Madrasah Raudhatul Atfal 34 tidak ada yang negeri. Juga disampaikan bahwa jumlah perserta yang akan mengikuti ujian nasional dari seluruh tingkatan berjumlah 4212 orang,” kata Arsyad Ambo Tuo

Sementara H Anwar Abu Bakar selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan membuka acara tersebut. Ia memberikan beberapa wejangan. Diantara ia mengklarifikasi atau menjelaskan kenapa diadakan tiga worshop di Kabupaten Wajo. Dan diantara tiga worshop tersebut ada worshop saya wanita anti korupsi. Kenapa difokuskan kepada wanita karena ada sebuah statemen atau pernyataan yang mengatan

“Kebanyakan yang terlibat korupsi itu dipengaruhi oleh istrinya,” pungkasnya.

Sekalipun juga tidak bisa dipungkiri keberhasilan seorang suami atau laki-laki ada peranan besar seorang wanita. Imbuhnya. (SUB)

Loading...

Baca Juga