oleh

Wanita Islam Kota Parepare Budayakan Lorong Syariah

SUARAKEADILAN – Salah satu program unggulan organisasi Wanita Islam Kota Parepare adalah membuat lorong syariah di seluruh kota Parepare. Program ini bertujuan untuk memuliakan muslimah kota Parepare, sehingga terhindar dari pandangan buruk terhadap citra dan eksistensi wanita muslim.

Wanita Islam Kota Parepare (muslim women assosiation) adalah organisasi yang bergerak di berbagai bidang. Diantaranya dakwah, pendidikan dan keluarga, kesehatan dan lingkungan hidup, sosial kesejahteraan, ekonomi, koperasi atau BMT dan ketenagakerjaan, hukum dan politik.

Minggu pagi (12/2/2019) sekitar pukul 09:30 WITA, para pengurus daerah Wanita Islam Kota Parepare melakukan kunjungan ke kediaman pembina pengurus daerah organisasi ini, Erna Rasyid Taufan. Yang berlokasi di rumah jabatan Walikota Parepare, jalan Jendral Ahmad Yani. nomor 1 Parepare Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  21 Santri Ponpes DDI Mangkoso Lanjutkan Study ke Universitas Al-Azhar

Kunjungan ini dihadiri oleh Pembina Wanita Islam Kota Parepare Erna Rasyid Taufan, Ketua Wanita Islam Kota Parepare, Dr. Hj. Nurhayati Ali, M.Hum, wakil ketua Wanita Islam Kota Parepare, Dr. Hj. Marwati Abdul Malik, M.Pd. Hadir juga dalam acara ini serta seluruh pengurus daerah Wanita Islam Kota Parepare.

“Maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyampaikan program-program Wanita Muslim Kota Parepare. Serta meminta kesediaan ibu pembina, untuk menghadiri pelantikan sekaligus memberikan sambutan. Yang insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2019 di balai Ainun kota Parepare,” kata Nurhayati Ali.

Sebagai pembina, Erna Rasyid Taufan merasa senang dengan adanya silaturrahim yang digagas oleh para pengurus. Ia sangat mengapresiasi dan mendukung penuh semua program kerja yang ada. Terlebih lagi, adanya suatu program unggulan yang diberi istilah “Lorong Syariah”.

Baca Juga :  Menyebarkan Agama Allah Adalah Obsesi Utama Erna Rasyid
“Yang dimaksud dengan istilah lorong syariah, dimana setiap wanita muslimah yang hendak keluar dari rumahnya diharuskan memakai jilbab. Agar terlihat islami, lebih santun, dan terbebas dari klaim-klaim negatif yang dapat merusak citra dan eksistensi wanita muslim kota Parepare,” jelas Erna Rasyid Taufan.

Kepada semua wanita muslimah, Erna Rasyid mengingatkan agar pandai-pandai menjaga diri. Karena nilai wanita akan menentukan nilai daerahnya.

“Bahwa wanita adalah merupakan negara. Jika wanita kota Parepare memiliki karakter yang religius, islami, ini akan memberi dampak positif terhadap kemajuan pembangunan kota Parepare,” tutup Erna Rasyid Taufan. (SUB)

Loading...

Baca Juga