oleh

KH Zuhri: Yang Suka Ricuh dan Onar Tidak Dapat Keberkahan Ramadhan

SUARAKEADILAN.ID – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Jakarta Barat KH Zuhri Ya’qub tegaskan, orang yang selalu bikin onar atau ricuh tidak mendapatkan keberkahan Ramadhan. Karena manusia seperti itu memang tidak ada rasa kasih sayang dalam dirinya.

Bulan Ramadhan seharusnya bisa dimaknai sebagai gemblengan ruhani buat Islam secara maksimal. Umat Islam sebenarnya harus menjalani proses Pendidikan ramadhan ini dengan sungguh sungguh sebagai kawah candradimuka umat agar menjadi umat yang bertaqwa.

Namun sangat disayangkan tidak semua umat Islam mampu menjalani proses ramadhan ini penuh dengan kekhusuan. Malah justru terkesan mengumbar napsunya yang berakibat bisa merusak nilai-nilai ramadhan yang sedang dijalaninya. Akibatnya puasanya cuma dapat rasa lapar dan haus saja. Ini sebenarnya sudah menjadi problem umat Islam yang sangat akut.

Baca Juga :  Melawan, Pelaku Curanmor Ini Dihadiahi Timah Panas

Bagaimana mungkin umat Islam bisa bangkit bila dalam pelaksanaan Ibadah puasa saja masih terjebak pada kuasa perut. Padahal puasa ramadhan dalam janji Allah swt bisa membuat umat Islam menjadi pribadi yang bertaqwa dan berkualitas. Sedangkan menjadi orang yang bertaqwa merupakan derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.

Hal ini ditegaskan oleh KH Zuhri Ya’qub Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Jakarta Barat sekaligus Sekjen FKMNU kepada suarakeadilan.id di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Lebih lanjut KH Zuhri Ya’qub mengatakan, memaknai ramadhan tidak sekedar ritual lahiriah saja. Tapi harus masuk ke dalam ramadhan itu sendiri. Patut dipertanyakan bila orang yang digembleng di madrasah ramadhan tidak memiliki rasa empati, simpati dan jiwa welas asih kepada sesama.

Baca Juga :  Efektifkan Pembelajaran Daring Ditengah Hiruk Pikuk Pandemi Covid-19?
“Adalah merupakan kebohongan yang nyata bila dia mengaku sedang berpuasa tapi mulutnya masih menyebarkan kebencian, menyemburkan kehinaan, dan mengucapkan caci makian kepada sesama muslim dan manusia lainnya. Siapapun dia harus dipertanyaan kepuasaannya. Karena ini nilai-nilai hakiki yang ada di Puasa Ramadhan. Betul Puasa kita hanya untuk Allah SWT. Tapi harus juga tercermin dalam prilaku kehidupan kita sehari hari,” tegas KH Zuhri Ya’qub.

Ada satu riwayat yang mengatakan 4 golongan manusia yang tidak mendapatkan keberkahan ramadhan. Pertama orang yang meminum khamar. Kedua anak yang durhaka kepada orang tuanya. Ketiga orang yang memutus tali persaudaraan. Keempat orang yang selalu bikin onar atau ricuh.

“Keempat golongan manusia ini tidak akan mendapat keberkahan ramadhan karena memang tidak ada rasa kasih sayang dalam dirinya. Jangankan berkasih sayang buat orang lain. Buat dirinya saja tidak,” tutur KH Zuhri.

Baca Juga :  Lockdown, Ramadhan dan Menjadi Manusia Pembelajar

Ketika ditanya oleh suarakeadilan.id terkait dengan rencana sebagian orang yang hendak melakukan demo tanggal 22 mei di bulan ramadhan ini, dengan diplomatis KH Zuhri Ya’qub mengatakan selama dilakukan dengan cara cara damai semata mata demi memperjuangkan kedaulatan suara rakyat silahkan saja.

“Tapi tidak boleh memaksakan kehendaknya sendiri. Karena diranah itu juga ada hak hak orang lain yang mesti dihormati. Kyai Zuhri meminta Aparat TNI Polri bertindak tegas bila aksi tersebut sudah menjurus kepada anarkhis demi menjaga keutuhan bangsa dan negara,” tutup KH Zuhri Ya’qub. (TMS)

Loading...

Baca Juga