oleh

Bupati Terpilih Wajo Hadiri Maulid Nabi di Ponpes DDI Al Muhkhlisin Paria

SUARAKEADILAN – Bupati Terpilih Wajo hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh Pondok Pesantren DDI Al-Muhkhlisin Paria bekerja sama dengan masjid Jamiatul Islamiah di Masjid Jamiatul Islamiah Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo. (05/12/1987)

Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut megangkat tajuk ” Merefleksikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai karakter Rasulullah dalam Kehidupan berbangsa dan bernegara”. Hadir dalam kegiatan ini Bupati terpilih Wajo Dr. H Amran Mahmud S.Sos M.Si, Wakil Bupati Terpilih H Amran SE, Mantan Sekda Kabupaten Wajo Muh Nasir. Hadir pula Camat Majauleng Muhammad Jaya Eka Putra, Pengawas Madrasah Kementrian Agama Mahyuddin Zaid S.Ag S.Pd.I MA, Kepala Kantor Urusan Agama Ustad Arsyad S.Pd, Kepala MTs DDI Tobarakka Ustad Shaharuddin S.Pd.I, Kamad MTs Poutoa Ahmad MM, para wali murid dan tokoh masyarakat, agama dan Pendiddik serta seluruh pembina dan santri lingkup Pondok Pesantren DDI Al-MukhlisinParia.

Maulid Nabi Muhammad dilaksanakan berdasarkan kemauan masyarakat yang ingin melihat sinergitas atau persatuan warga pondok dengan masyarakat. Khususnya jamaah masjid Jamiatul Islamiah. Kegiatan tersebut dimulai pukul 10:00 WITA dan berakhir hingga masuk waktu shalat zhuhur. Ustad Subair selaku Pimpinan Pondok Pesantren DDI Al Mukhlisin menjelaskan kondisi Pondok Pesantren yang sangat membutuhkan batuan lahan atau lokasi.

“Keterbatasan lokasi ini terkadang menyebabkan jika ada bantuan tidak bisa kita terima. Karena kendalanya adalah lahan tidak ada,” jelas Ustad Subairi, Rabu, (5/12/2018).

Sementara itu, Amran Mahmud selaku Bupati terpilih Wajo bersama dengan wakilnya juga berkesempatan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Amran memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya acara tersebut. Ia juga memberikan bantuan 100 juta rupiah dengan perincian 50 juta buat pondok pesantren dan 50 juta buat masjid.

“Saya mengharapkan kepada seluruh masyarakat kecamatan Majauleng. Untuk membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat. Karena ada tiga komponen pilar pembangunan yang harus bersinergi atau bersatu. Untuk mengadakan akselerasi atau percepatan pembangunan di Kabupaten Wajo ini. Yang pertama pemerintah, yang kedua masyarakat dan yang ketiga adalah pengusaha,” kata Bupati Terpilih Wajo.

Ia juga mengharapkan masyarakat Kabupaten Wajo senantiasa menjaga nilai-nilai kearifan lokal, nilai keagamaan dan Nilai Keilmuan. (SUB)

Loading...

Baca Juga